Tampilkan postingan dengan label Cinta bersemi. Tampilkan semua postingan

gravatar

Langkah sederhana




Kata ini mungkin tak banyak
namun ku tuliskan dengan hati
syukur ini mungkin tak begitu tampak
namun ku abadikan dalam amal dan perbaikan diri

bahagia ini mungkin tak sedemikian semerbak
namun ku yakin, inilah jalan yang di amini
jalan ini mungkin terus menanjak
namun ku tahu, kemudahan dan pertolongan-Nya ....
senantiasa mengikuti

gravatar

Kala kau jauh


Kala kau jauh ...

Mengingatmu ...
berderai fatihah membasahi bibirku
beruntai doa menghiasi kalbuku
kebersamaan yang tak ingin cepat berlalu

Mengingatmu ...
kubiarkan hujan rindu menyiram cintaku
kulepas gundah ke awan qiroah
kubebaskan rona wajah, dalam sujud munajah
depa jarak nan jauh di mata
gravatar

Invisible Love




Meski tak terlihat
yakinlah ... aku merindukanmu
senantiasa tertaut dalam doa-doaku
penyemangat dalam ikhtiarku
bagian dari sempurna agamaku
penenang hatiku yang terkadang lusuh

Meski tak terucap
yakinlah ... aku mencintaimu
Menjaga amanah Tuhanku
Mengenalkanmu pada Tuhan dan Rasul-mu
Membimbing dan meneguhkanmu
gravatar

Syukur CInta

Ketika Cinta-Nya dibagi untuk umat-Nya
yang sulit menjadi mudah
yang jauh menjadi dekat
yang sederhana menjadi lebih mulia
yang gundah menjadi tenteram adanya

Dia tak pernah ragu memberikan Cinta-Nya
sehingga lelah menjadi cerah
sehingga putus asa menjadi harapan nan indah
sehingga syukur terpancar, dzikir pun bertebar
Ujian mempesona, tuk hambanya yang berdoa
gravatar

Warisan Cinta

Assalamu'alaika ayyuhannabiyyu ...
warahmatullohi wabarokatuh
Salam, rahmat dan berkah untukmu para Nabi
kami berdo'a ...,
kami menyapa ...

Senantiasa hangat dalam ingatan kami
Bagaimana Nabi ibrahim bertahan ...
dalam bara api yang berkobar
Bagaimana Nabi Nuh bertawakkal ...
di tengah Gelombang air yang tinggi menjulang
gravatar

Tak Ingin Membuatmu Menunggu




Tak ingin membuatmu menunggu
sungguh ku tak inginkan itu
meski jiwaku beku
meski hatiku terpaku

karena pilihan adalah tanggungjawab
karena keputusan adalah amanat
karena kepastian adalah beban yang berat
karena logika hati begitu hebat

gravatar

yang ku pilih



ia begitu anggun ...
sehingga  hatiku tertawan
ia begitu terjaga ...
sehingga batinku condong kepadanya

tak lekang pandangku olehnya
karena ucapan mutiara nan indah,
pengabdian tak kenal lelah,
do'a-do'a yang menggugah jiwa,
kuatkan hati, tautkan pada Sang Pencipta
gravatar

Mahligai Puisi



Terkadang ku berpuisi dengan hati ...
terkadang dengan fikiran ...
terkadang dengan angan ...
terkadang dengan keadaan ...
tertuang dalam tulisan

namun satu yang ku ingin pasti ...
puisi menjadi sebuah inspirasi
puisi memancarkan cahaya cinta suci
puisi melahirkan motivasi
dalam ramai dan sunyi sepi
gravatar

Memilihmu




Memilih aku ..., dalam yakin
Memilih aku ..., dalam ikhtiar
Memilih aku ..., dalam jujur
Memilih aku ..., dalam sabar

ku tak takut salah
ku tak takut kecewa
ku tak ragu dalam melangkah
Karena ku telah bertanya ....,
kepada insan yang mengenalnya
kepada hamba-Nya yang penuh hikmah
kepada ajaran-Nya yang sempurna
kepada-Nya dalam do'a

gravatar

Beruntung Mengenalmu



Mengenalmu ...
menjadi jalan menuju ridlo Rabbku
membuka mata hati dan fikiranku
mencerahkan jalan berliku kehidupanku

Mengenalmu ...
takkan pernah menyesal tetesan keringatku
takkan sia-sia tangis dalam tafakkur dan istighfarku
takkan bermuram durja, serak suaraku
takkan rugi, meski kubeli dengan segenap waktuku

gravatar

Romantika ilmu



Tertatih ku merengkuhnya
jatuh bangun ku memperjuangkannya
karena ku yakin ...
Ridlo-Mu bersamanya

Yaa Rabb ...
Tumbuhkan dalam hatiku sebuah Cinta ...,
tak sekedar tertarik, silau akan pesonanya
Kuasakan kepadaku tuk memahami ...,
tak sekedar mengetahui, atas nama sebuah prestasi

gravatar

Engkaukah itu?



Sebuah rahasia ...
ya..., sebuah rahasia Sang Pencipta
indah dalam gelap terangnya
mempesona dalam suka dan dukanya
ujian atas ikhlas yang terasah

Mungkin kan ada tangis ..., bahagia
atau sekedar tawa..., tak disangka
Mungkin kan ada kecewa ..., penuh hikmah
atau sekedar penyesalan, tertaut qodarnya

gravatar

Cintaku..., yang sederhana



ketika engkau bertanya, mengapa aku memilihmu?
aku menjawab ..., karena agamamu
ketika engkau bertanya, cukupkah hanya itu?
aku menjawab .., adakah yang lebih utama dari itu?

Mungkin alasanku terlalu sederhana ...
Namun ku yakin engkau kan tahu, betapa mahal harganya
bahwa hal itu adalah sebuah kebenaran
bahwa alasan itu adalah sebuah kejujuran
bahwa sederhana itu adalah sebuah perjuangan

gravatar

Takkan ku lupakan



Terkadang aku lupa
untukku, ....
engkau begitu sempurna
mengisi kekuranganku,
melengkapi hidupku
menjadi kunci separuh agamaku

Terkadang aku lupa
untukku, ...
engkau begitu berharga
menanti datangku...,
menyambut dengan senyummu,
menghapus penat fikiranku
mengisi ruang indah bahagiaku

gravatar

Dugaanmu ..., do'a bagiku




Cintamu bersemi
Cintamu menjadikan indah seisi bumi
Cintamu membuat ranting menjadi besi
Cintamu menggoyahkan bak buah khuldi

Sudahkan engkau bertanya?
Sudahkan engkau meminta?
Sudahkan engkau Istikhoroh, sujud kepadaNya?
Menihilkan ego, menetralkan logika?
Cinta yang bermanfaat, Cinta penuh Rahmat
Cinta yang jauh dari maksiat ...

gravatar

aku apa adanya



Jika engkau bandingkan
jujur ... aku tak punya banyak kelebihan
jauh dari sempurna ...
haus akan ilmu dan petunjuk-Nya
Berbagi dengan yang sedikit, berbuat seoptimal yang aku bisa

Jika engkau perhatikan
jujur .. aku bukanlah yang sempurna
terkadang terjerembab dalam kealpaan
Senantiasa bertaubat, seraya membaca istighfar
Sadar akan kekurangan, memecah belenggu kesombongan

gravatar

Dengan cinta-Nya, ku menjagamu



Ketika engkau bertanya tentang cintaku ...
Sungguh, cintaku hanyalah cinta yang biasa
Cinta seorang anak manusia
Berharap ridlo Tuhannya


Cintaku seluas lautan
Cintaku sebesar Gunung menjulang di daratan
Cintaku sebanyak bintang bertebaran
Cintaku sepanjang mata memandang

gravatar

Membelai hati sang bidadari


Ilustrasi : by Danang Kawantoro


Aku takut engkau tergoda ...
karena itu aku diam
Aku takut engkau goyah ...
karena itu aku diam

aku takut ada yang kecewa
aku takut ada yang terluka
aku takut ada yang terhina
karena itu aku diam

aku takut tak bisa menjaga
aku takut potensi yang tak bisa diduga
aku takut jatuh ke dalam dosa
karena itu aku diam

gravatar

Jadilah khadijahku




Hitam awan itu tabirku
tak dapat melihat jelas cahaya dalam istikhorohku
apakah telah lurus niatku ...?
apakah telah tulus, tawakkalku ...?
apakah cintaku mengikuti sunnah RasulMu ...?
apakah dia untukku...?

ikhtiarku ...
dalam baca ...
dalam keringat yang tercurah ...
dalam waktu yang terpecah
dalam logika yang diasah
dalam do'a ...
menjawab anugerah dan amanah Sang Penguasa hati dan jiwa

gravatar

Sang Mempelai



Tak bisa dipuji hanya dengan kata-kata
karena terlalu indah
Tak bisa dilihat hanya dengan mata
karena terlalu mempesona

Tak bisa hanya hadiah sekuntum Bunga
karena layu ..., tak lama
Tak bisa hanya Janji bahagia
karena bukan Dongeng nan Indah

Entri Populer Bulan ini

Views