Mendekap kalam Ilahi

Ya Alloh ...
Dengan takdirMu aku di perantauan ....
Dengan keMahaTahuanMu, aku dalam kesulitan yang kelam
Dengan kemahabesaranMu, kesombonganku telah tumbang
Ya Alloh ...
KeputusanMu begitu Indah
hingga aku mengerti hikmah di dalamnya ...
Segala usaha telah kucoba,
tak sepeserpun kudapatkan rupiah ...
Dengan kesempatanMu aku berusaha mendekap Kalam Mu,
namun apa daya, telah habis bekalku...
tak mungkin ku kembali dengan tangan hampa ...
tak mungkin ku membalikkan arah kapal
Hanya bermodal kibaran bendera ...
haruskah ku pupus asaku ...?
haruskan ku hentikan langkahku ...?
adakah yang salah denganku ...?
ku mohon petunjukMu ...
Ya Alloh ...
Dengan segala kelemahankuaku ...
Tak sanggup ku mendekap kalamMu
habis bekal ini....
habis darah ini...
kering kerontang keringat ini ....
Dan akupun merasa sungguh sendiri
Engkau lebih tahu apa yang terbaik untukku
Engkau lebih mengerti apa yang salah di dalam hati
Dan akupun siap kembali meski tanpa hasil yang berarti ...
Ya Jabbar ... aku hanya bisa berpasrah diri
Di bawah naungan ridlo-Mu...
Di bawah takdir indah-Mu ...
Di bawah rahasia keputusan-Mu...
Yaa muqollibal quluuub...
tsabbit quluubana 'ala dinik
Yaa mushorrifal quluub ...
shorrif quluubana 'ala tho'atik
Kucoba tuk menyelami diri
kucoba melihat ke dalam hati
kucoba tenggelam ke dalam jiwa
instropeksi diri ...,
Adakah nikmat Alloh yang aku dustakan ...???
Adakah kewajiban yang aku lalaikan ...???
Adakah hak Alloh dan makhluk-Nya yang belum aku tunaikan ...???
Adakah kesalahan yang tak termaafkan ...???
Astaghfirulloh ...
Hanya dengan petunjukMu aku melihat
Hanya dengan pertolongaMu aku menjadi tahu
Hanya dengan kekuasaan dan kekuatanMu aku sanggup untuk terus maju ....
Mendekap kalamMu
======================
Terinspirasi dari kisah "Menghafal Al-Quran karena malu kepada Alloh"
Yogyakarta-PP.Pandanaran, 11 Nopember 2009





Mendekap kalam ilahi, mengingatnya dalam diri, mengamalkannya dalam kehidupan sehari2, smoga kita semua bisa !!, amin.